Apa itu kurikulum berbasis kompetensi? Apabila kita membicarakan mengenai pendidikan di Indonesia khususnya, maka kita akan sering mendengar mengenai “Kurikulum Berbasis Kompetensi“.
Kompetensi adalah sebuah kemampuan seseorang atau ability to do a job. Kemampuan tersebut dibangun dari tiga komponen yang saling berkaitan (KSA), yaitu:
- Knowledge = Pengetahuan
- Skill = Keahlian
- Attitude = Sikap
Dari ketiga komponen tersebut, harus dapat dikaji standar kompetensi apa yang sesuai untuk Knowledge, Skill, dan Attituted-nya disesuaikan dengan bidang garapannya.
Dalam sebuah perguruan tinggi, pastilah memiliki kurikulum. Misalnya, sebuah perguruan tinggi itu pastilah mempunyai visi, misi dan tujuan. Untuk mencapai visi tersebut, salah satunya dilakukan dengan cara menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). KBM apa saja yang dilakukan untuk mencapai visi perguruan tinggi tersebit, maka disusunlah kurikulum yang mengacu terhadap visi, misi dan tujuan perguruan tinggi.
Ambil saja sebuah contoh, misal sebuah perguruan tinggi mempunyai misi menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi informasi, maka kurikulum yang akan dibuat adalah kurikulum yang mengacu kepada standar-standar kompetensi mengenai bidang teknologi informasi.
Intinya, kompetensi apa saja yang harus dimiliki oleh seseorang yang lulus sebagai ahli teknologi informasi, hal-hal apa saja yang harus dikuasai, lalu untuk menguasai hal tersebut mata kuliah apa saja yang harus diambil, lalu apa indikator keberhasilan bahwa dia menguasai hal tersebut. Itulah yang disebut Kurikulum berbasis Kompetensi, yang dapat diperoleh dari turunan-turunan visi, misi dan tujuan perguruan tinggi yang bersangkutan.
Mudah-mudahan, sedikit tulisan saya ini dapat bermanfaat untuk yang membacanya. Apabila ada tambahan atau sangkalan dapat dituliskan di kolom komentar. Trims.
Posted by Ipung on 13 Maret 2010 at 10:12
Terimakasih bu untuk tulisannya, semoga bermanfaat buat saya.